![]() |
| JR. Saragin menuju Sumut 1, masyarakat Tionghoa memberikan dukungan |
Menuju Sumut 1. Banyak beredar kabar bahwa JR Saragih akan turut serta dalam pemilihan orang nomor satu di Sumatera Utara tersebut, terlebih dengan adanya slogan JR Saragih menuju Sumut 1 yang semakin santer terdengar belakangan ini.
Dunia politik di Provinsi Sumatera Utara terasa semakin menggeliat menjelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara yang akan digelar dua tahun mendatang.
Seperti diketahui sebelumnya, pada saat pertama kali menjabat sebagai Bupati Simalungun, JR Saragih dihadapkan pada situasi yang serba memprihatinkan. Setidaknya hampir 60 persen penduduk tidak memiliki akta kelahiran dan jika terlambat satu tahun pemohon wajib mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri (PN), yang tentunya hal ini justru membuat masyarakat enggan untuk mengurus dokumen tersebut. Namun kehadiran JR Saragih mampu mengubah semua itu dengan mengajak Hakim PN melaksanakan roadshow dari desa ke desa dan menggelar penetapan akta kelahiran.
Sehingga Pemkab Simalungun bisa langsung menerbitkan akta kelahiran, alhasil selama kurang dari 2 tahun hampir seluruh masyarakat di Simalungun telah memiliki akta kelahiran. Tentunya hal itu menjadi prestasi tersendiri bagi orang nomor satu di Simalungun tersebut yang membuat masyarakat semakin yakin untuk mendukung JR Saragih menuju Sumut 1.
Bukan hanya itu saja, tercatat jumlah kematian ibu dan bayi masih cukup tinggi di wilayah tersebut karena tingkat kesehatan masyarakat relatif rendah. Selain karena minimnya fasilitas, jam buka pelayanan yang terbatas membuat masyarakat tidak bisa leluasa untuk memeriksakan diri karena tidak sesuai dengan jadwal kerja mereka. Menghadapi hal itu, JR Saragih segera mengambil tindakan dengan memaksimalkan fungsi pelayanan Puskesmas yaitu dengan membuka pelayanan di Puskesmas hingga 24 jam, demikian juga dengan kantor kecamatan demi memberikan kemudahan dalam melayani masyarakat. Meski pada awalnya banyak mendapatkan pertentangan, namun berkat kerja kerasnya program tersebut bisa terlaksana dengan baik terhitung sejak tahun 2012.
Sejumlah prestasi pun pernah diraih oleh JR. Saragih selama menjabat sebagai Bupati Simalungun, mulai dari The Goverment Awards sebagai Tokoh Indonesia Berprestasi (2014-2015) dari Yayasan Penghargaan Indonesia (YPI), hingga penghargaan Brand Ambassador Electricity pada bulan Juni 2016 kemarin karena keberhasilannya dalam mengalirkan listrik ke wilayah Simalungun dan program penyambungan gratis untuk warga yang kurang mampu. Terkait kerja nyata dan prestasi tersebut, tidak mengherankan jika banyak dukungan ditujukan kepada JR Saragih menuju Sumut 1.
Bukan tanpa alasan jika kabar terkait isu majunya JR Saragih dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Utara tersebut semakin luas beredar mengingat banyaknya dukungan dari masyarakat yang akan diselenggarakan pada 2018 mendatang. Kondisi ini juga diperkuat dengan sambutan hangat dari warga masyarakat ketika JR. Saragih melakukan berbagai kunjungan, termasuk di dalamnya do’a-do’a yang mengharapkan JR. Saragih menuju Sumut 1.
Dalam satu kesempatan JR Saragih sempat menemui Kelompok Masyarakat Tionghoa di Sumatera Utara pada saat menghadiri sebuah acara yang diselenggarakan oleh komunitas tersebut. Dalam sebuah diskusi ringan, diketahui bahwa komunitas masyarakat Tionghoa di Sumatera Utara ini menyatakan dukungannya jika JR Saragih benar-benar maju menuju Sumut 1. Dukungan tersebut bukan tanpa alasan, karena masyarakat menyadari bahwa banyak kerja nyata yang telah dilakukan oleh JR Saragih selama menjabat sebagai Bupati Simalungun.
Sumber sahabatjrsaragih.com


Tidak ada komentar:
Write komentar