Tampilkan postingan dengan label TEMAN ARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEMAN ARA. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Maret 2017

PDIP Sumut Siap Dukung Maruarar Sirait

Maruarar Sirait (Istimewa)
Banyak pihak merespons positif munculnya nama politisi PDIP, Maruarar Sirait sebagai bakal calon Gubernur Sumut (Gubsu) periode 2018-2023. Setelah namanya mencuat di media sosial (medsos), dukungan terhadap Maruarar Sirait alias Ara dari berbagai pihak terus mengalir.
Anggota DPR RI dari FPDIP, Eva Kusuma Sundari mengatakan, Maruarar Sirait sangat pantas dan layak menjadi calon gubernur Sumut. "Dia memiliki rekam jejak yang bagus, pernah menjadi ketua DPP PDIP beberapa periode, bersih, jujur, capable dan masih muda," kata Eva di Jakarta, Selasa (30/8).
Dikatakan, sebagai anggota DPR RI, Ara terbukti selalu membela dan menyuarakan kepentingan rakyat Indonesia, tidak hanya kepentingan daerah pemilihannya.
"Ini bukti Ara adalah wakil rakyat yang berjuang untuk kesejahteraan rakyat. Kalau dia maju jadi calon gubernur, ini momentum tepat bagi Sumut untuk jadi provinsi yang maju," katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Sutrisno Pangaribuan, mengatakan, Maruarar Sirait mempunyai peluang besar jika maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur Sumut (Gubsu) untuk periode 2018-2023 mendatang.
"Seluruh kader PDI Perjuangan tentunya akan memberikan dukungan dan siap memenangkan Maruarar Sirait jika sudah diputuskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) nantinya," kata Wakil Bendaraha FPDIP Sumut itu.
Sutrisno mengatakan, peluang Bang Ara untuk memimpin daerah tersebut, sangatlah besar. Sebab, Maruarar merupakan tokoh nasional dan anggota DPR RI selama beberapa periode.
"Bang Ara belum memiliki cacat selama menjadi anggota DPR. Rakyat sudah mengenal dan mengetahui sepak terjangnya. Track record-nya pun sudah jelas, antikorupsi dan memiliki semangat membangun," jelasnya.
Menurutnya, PDI Perjuangan Sumut akan menjaring nama-nama pasangan calon yang nantinya memiliki elektabilitas tinggi, termasuk Maruarar Sirait.
"Nama-nama itu nantinya diserahkan kepada DPP PDI Perjuangan sebagai pengambil keputusan calon yang diutus sebagai petugas partai," kata Sekretaris Komisi C DPRD Sumut itu. Sumber beritasatu.com

Sabtu, 18 Maret 2017

PDIP Persiapkan Maruarar Sirait-Junimart Girsang di Pilkada Sumut

Politikus PDIP Maruarar Sirait (Igun Gunawan/Jabar Ekspres/JawaPos.com)
Menjelang Pilkada Sumut yang berlangsung 2018 PDIP menyiapkan tiga nama untuk calon gubernur, yakni Syukur Nababan, Junimart Girsang, Maruarar Sirait.
“Tiga nama itu yang akan kita berikan kepada masyarakat untuk dinilai,” ujar Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan DPP PDI-Perjuangan Trimedya Pandjaitan seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Sabtu (18/3).
Setelah ketiga nama tersebut dilemparkan ke tengah-tengah masyarakat, sebut Trimedya Pandjaitan, akan dilakukan survei internal guna melihat sosok mana yang paling diminati. “Keputusan akhir tetap berada di tangan ketua umum, tentunya setelah melihat hasil survei,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR itu.
Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Sumatera Utrara (USU) Warjio, menilai mayoritas masyarakat di Sumut akan menginginkan pemimpin yang baru. Sebab, pemimpin yang ada saat ini belum mampu berkontribusi langsung kepada masyarakat.
Dia meyakini tidak akan ada anggota DPRD Sumut saat ini untuk bertarung di Pilgub Sumut 2018. Masyarakat juga tidak menginginkan hal tersebut, apalagi dewan yang ada saat ini terjerat di pasaran kasus korupsi yang melibatkan mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.
“Saya pikir akan ada calon dari luar yang akan ikut meramaikan Pilgub Sumut 2018, dia memang putra daerah, tapi lebih sering berkarir di luar Sumut. Kalau lihat kondisi yang ada saat ini yang benar-benar murni putra daerah muncul sangat kecil,” katanya.
Peluang sejumlah kepala daerah yang menjadi pimpinan partai di Sumut juga sangat berpeluang menjadi peserta Pilgub Sumut 2018. 
“Memang saat ini momentum bagi bupati dan wali kota untuk bertarung di bursa Pilgub Sumut,  apalagi yang menjabat sebagai ketua partai. Tinggal bagaimana lobi-lobi politik untuk menentukan koalisi, siapa yang duduk di Sumut 1 dan Sumut 2,” ujar Warjio. Sumber jawapos.com

Teman Ara di Eropa Minta Maruarar Sirait Jadi Gubsu

Sumber Foto FB Teman Ara
Ketua Steering Comittee (SC) Piala Presiden 2015, Maruarar Sirait, dianggap memiliki integritas dan patut dicalonkan sebagai calon gubernur Sumatera Utara untuk periode 2018-2023.

Dukungan pun semakin meluas oleh para relawan yang menamakan diri sebagai Teman ARA dari berbagai wilayah di Sumatera Utara hingga Eropah.

Mariani Sidabutar Larsen, wanita berdarah Batak yang berdomisili di Denmark (Eropa) yang telah menetap selama berpuluh tahun dan menikah dengan warga Denmark itu mengaku senang semenjak mengetahui bahwa Maruarar Sirait diminta oleh warga Sumatera utara untuk menjadi gubernur selanjutnya.

"Bung Ara adalah sosok pemuda yang visioner, bersih dari berbagai kasus, tegas dan berani. Karakter pemimpin seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat Sumut. Dan kami mendukung karena sosoknya, bukan karena partai. Kami bukan orang partai, kami hanya relawan kalau bukan Ara mungkin kami biasa-biasa aja, " kata Mariani dari Budapest, Hungaria, Selasa (20/10) malam.

Mariani dan temannya mengaku mengetahui dukungan masyarakat Sumut yang meminta Ara menjadi gubernur dari sosial media.

"Aku tahu Ara diminta jadi Gubsu itu dari Facebook. Kami mau mengkampanyekan Ara jadi Gubsu, karena kami berkeyakinan dengan teman-teman di Indonesia itu juga relawan yang tulus. Murni meminta Ara jadi Gubsu oleh karena kondisi Sumut sekarang ini. Dulunya kami juga sama-sama Relawan Jokowi Presiden," ujar Mariani.

Mariani dan teman-temannya belum mengetahui apakah dukungan yang terus mengalir meminta Maruarar Sirait menjadi Gubernur Sumatera Utara itu disetujui atau tidak oleh Maruarar.

"Namanya juga gerakan relawan. Relawan itu kan tergerak oleh sendirinya tanpa dikomando, tanpa dibayar bergerak saja. Menggerakkan People Power dengan hati nurani yang tulus," tambah Mariani.

Selanjutnya jika pun Maruarar Sirait setuju dicalonkan menjadi Gubernur Sumut, Mariani akan pulang kampung mengajak teman-temannya untuk mengumpulkan 1 juta KTP disertai fakta integritas sebagai bukti dukungan relawan.

"Kalau nanti bung Ara setuju, saya dan teman-teman di Eropa akan pulang kampung untuk ngumpulin KTP. Kami yakin teman Ara di Sumut juga setuju. Kita akan buktikan sama partai-partai itu dan bung Ara sendiri," pungkas Mariani Sidabutar, perempuan asal Parapat Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara itu dengan penuh semangat.

Penulis, WSFS sumber hariandeteksi.com

Jumat, 17 Maret 2017

Bersih, Jujur, Kapabel, Masih Muda, dan Tokoh Nasional, Ara Layak Pimpin Sumut

Pemunculan nama politisi PDI Perjuangan. Maruarar Sirait dalam bursa bakal calon Gubernur Sumatera Utara di media sosial (medsos) dinilai positif.

Bahkan Ara, begitu putra politisi gaek PDI Perjuangan Sabam Sirait itu disapa, dinilai sangat pantas dan layak menjadi calon gubernur Sumut.

"Dia memiliki rekam jejak yang bagus, pernah menjadi ketua DPP PDIP beberapa periode, bersih, jujur, kapabel dan masih muda," kata Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, Selasa (30/8).

Bahkan menurut dia, sebagai anggota DPR,  Ara terbukti selalu membela dan menyuarakan kepentingan rakyat Indonesia, tidak hanya kepentingan daerah pemilihannya.

"Ini bukti Ara adalah wakil rakyat yang berjuang untuk kesejahteraan rakyat. Kalau dia maju jadi calon gubernur, ini momentum tepat bagi Sumut untuk jadi provinsi yang maju," katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Sumatera  Utara (Sumut),  Sutrisno Pangaribuan, mengatakan, Ara mempunyai peluang besar jika maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur Sumut (Gubsu) untuk periode 2018 - 2023 mendatang.

"Seluruh kader PDI Perjuangan tentunya akan memberikan dukungan dan siap memenangkan Maruarar Sirait jika sudah diputuskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) nantinya," kata Wakil Bendahara Fraksi PDI Perjuangan Sumut itu.

Sutrisno mengatakan, peluang Ara untuk memimpin daerah tersebut, sangat  besar. Sebab, dia merupakan tokoh nasional dan anggota DPR RI selama beberapa periode.

"Bang Ara belum memiliki cacat selama menjadi anggota DPR. Rakyat sudah mengenal dan mengetahui sepak terjangnya. Track record-nya pun sudah jelas, antikorupsi dan memiliki semangat membangun," jelasnya.

Menurutnya, PDI Perjuangan Sumut akan menjaring nama - nama pasangan calon yang nantinya memiliki elektabilitas tinggi, termasuk Maruarar Sirait.

"Nama - nama itu nantinya diserahkan kepada DPP PDI Perjuangan sebagai pengambil keputusan calon yang diutus sebagai petugas partai," kata Sekretaris Komisi C DPRD Sumut itu. Sumber rmol.co